Langsung ke konten utama

Update Aplikasi Persediaan Versi 15.1.2



Update Aplikasi Persediaan Versi 15.1.2 tanggal 29 Oktober 2015. Penerapan akuntansi berbasis akrual tahun 2015 belum berjalan sempurna. Perbaikan Aplikasi terutama Aplikasi SIMAK BMN, Aplikasi Persediaan dan Aplikasi SAIBA masih perlu dilakukan karena sering munculnya ketidaksinkronan dan perbedaan data.

Tanggal 29 Oktober 2015 telah dirilis kembali Update Aplikasi Persediaan Versi 15.1.2 dan juga Update SIMAK BMN Versi 15.1.3.

Seperti biasa, sebelum update Aplikasi Persediaan 15.1.2, penting untuk memperhatikan hal-hal ini terlebih dahulu:

exe Update Aplikasi Persediaan Versi 15.1.2

1. Perbaikan transaksi persediaan masuk untuk pembelian 

Pada versi sebelumnya dapat melakukan perekaman desimal (nilai persediaan tidak bulat). Pada Aplikasi Persediaan versi 15.1.2 nilai persediaan harus bulat (tanpa koma).

Dalam hal terdapat persediaan dengan nilai tidak bulat, lakukan perekaman dengan membedakan nilainya.

Misal: harga pembelian 1 kotak stabilo (isi 3 buah) adalah Rp10.000,00. Nilai perolehan 1 buah stabilo adalah Rp3.333,33.

Ketika melakukan perekaman pada Aplikasi Persediaan, lakukan perekaman pembelian 2 buah stabilo dengan harga satuan Rp3.333,00 dan 1 buah stabilo dengan harga Rp3.334,00. dengan demikian, jurnal kirim dari Aplikasi Persediaan ke SIMAK-BMN dan SAIBA adalah senilai Rp10.000,00, sesuai dengan nilai SP2D.

Dampak dari perlakuan di atas: beban persediaan dihitung berdasarkan harga perolehan terakhir atas stabilo tersebut, yaitu Rp3.334,00.

Untuk kasus di atas yang telah terjadi pada periode sebelumnya, selisih nilai perolehan persediaan yang tidak material antara Aplikasi Persediaan dengan SAIBA yang diakibatkan oleh pembulatan dapat diselesaikan dengan melakukan penyesuain di Aplikasi SAIBA, dengan mengacu kepada nilai persediaan di Aplikasi Persediaan.

2. Perbaikan tampilan jurnal kirim 

Perbaikan selanjutnya adalah tampilan jurnal kirim Aplikasi Persediaan 15.1.2 ke SIMAK-BMN dengan grouping per transaksi dan per akun.

3. Perubahan Uraian Transaksi

Perubahan uraian Transaksi >> Persediaan Keluar: “Penyerahan kepada Masyarakat/Pemda” menjadi “Penyerahan/Dijual kepada Masyarakat/Pemda”.

4. Pembukaan Menu Pengiriman Saldo Awal ke SIMAK-BMN

Pembukaan menu Utility >> Pengiriman Saldo Awal ke SIMAK-BMN, untuk mengakomodasi restore SIMAK-BMN 15.1.2 yang tidak mencakup saldo persediaan.

Bagi satker yang pernah melakukan backup dan restore SIMAK-BMN versi 15.1.2 dan mengalami kehilangan data persediaan, agar melakukan pengiriman data saldo awal dan data tahun berjalan dari Aplikasi Persediaan ke SIMAK-BMN.

Postingan populer dari blog ini

Pembayaran Digital Lebih Mudah dengan DigiPay: Solusi Praktis di Era Modern

Di era serba digital ini, kebutuhan akan sistem pembayaran yang cepat, aman, dan praktis menjadi semakin penting. Salah satu solusi yang sedang naik daun adalah DigiPay – platform pembayaran digital yang menawarkan kemudahan transaksi untuk berbagai kebutuhan, baik personal maupun bisnis. Apa Itu DigiPay? DigiPay adalah platform pembayaran digital yang memungkinkan pengguna melakukan transaksi non-tunai dengan cepat dan aman. Melalui aplikasi atau sistem integrasi, DigiPay mendukung berbagai metode pembayaran seperti transfer bank, e-wallet, QRIS, hingga kartu kredit. Keunggulan Pembayaran dengan DigiPay Menggunakan DigiPay dalam kehidupan sehari-hari memberikan banyak keuntungan, di antaranya: 1. Transaksi Cepat dan Real-Time DigiPay memproses pembayaran secara instan, sehingga pengguna tidak perlu menunggu lama untuk konfirmasi transaksi. 2. Keamanan Terjamin Dengan teknologi enkripsi dan autentikasi ganda, DigiPay melindungi data dan dana pengguna dari potensi ancaman siber. 3. Kemu...

APLIKASI SAS UTILITY

Dilihat Kali Setelah melakukan update aplikasi SAS versi 15.0.4, mungkin beberapa teman-teman satker khususnya Bendahara yang sering menggunakan aplikasi SAS Modul LPJ Bendahara ada yang mengalami kendala : Nomor transaksi muncul angka koma, sehingga tidak bertambah secara otomatis; Kuitansi yang pembebanannya tidak masuk ke realisasi; DRPP yang sudah disimpan, kemudian tidak muncul; Tidak bisa mencatat Transaksi SPM GUP karena salah kode BPP; Untuk mengatasi kendala tersebut di atas, pengembang aplikasi SAS dari Direktorat Sistem Perbendaharaan meluncurkan aplikasi SAS Utility, sebuah tools yang terpisah dari Aplikasi SAS2015 yang sengaja dibuat sebagai solusi atas kendala yang dihadapi Bendahara pada saat menggunakan aplikasi SAS Modul LPJ. Menu-menu pada aplikasi SAS Utility diantaranya : Repair, untuk memperbaiki kuitansi yang tidak muncul pada saat perekaman pajak, dan kuitansi yang tidak masuk dalam realisasi pada saat perekaman Kuitansi DRPP, untuk me...

PER-41/PB/2014 Tentang Aplikasi OM SPAN

PER-41/PB/2014  tentang Penggunaan Aplikasi Online Monitoring Sistem Perbendaharaan Anggaran Negara (OM SPAN) resmi dimuat di web  perbendaharaan  pada hari Rabu tanggal 26 November 2014.  Aplikasi OM SPAN  diluncurkan dalam rangka memberikan layanan informasi yang cepat, akurat, terinci dan terintegrasi mengenai implementasi SPAN. Apa itu Aplikasi OM SPAN? Aplikasi Online Monitoring Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara yang biasa disebut Aplikasi OM SPAN adalah aplikasi yang digunakan dalam rangka memonitoring transaksi dalam SPAN dan menyajikan informasi sesuai kebutuhan yang diakses melalui jaringan berbasis web.  Aplikasi   OM SPAN  bisa diakses di alamat spanint.perbendaharaan.go.id atau spanint.kemenkeu.go.id. Manfaat Aplikasi OM SPAN Bagi Satker Pada awalnya Aplikasi OM SPAN ini hanya diperuntukan intern instansi di Ditjen Perbendaharaan. Namun sejak terbitnya PER-41/PB/2014, Satker mitra KPPN juga bisa memanfaatkan ...