Langsung ke konten utama

Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Kotabaru Laksanakan Rakor Kepala Madrasah

Dilihat Kali

Kotabaru-humas, Untuk menyamakan persepsi dalam penggunaan anggaran tahun 2015, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kotabaru pada bidang Pendidikan Madrasah melaksanakan rapat koordinasi Kepala Madrasah dan Bendahara se Kabupaten Kotabaru, yang berlangsung di Aula Kemenag Kotabaru, Sabtu (23/05/15).
Kegiatan rapat koordinasi ini langsung dipimpin oleh Kepala Kemenag Kotabaru didampingi oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Dra. Hj. Siti Fatimah. Agenda rakor kali ini adalah untuk memberikan pengantar sosialisasi dana BOS madrasah, kegiatan-kegiatan madrasah seperti Kompetisi Sains Madrasah (KSM) dan Aksioma.
Kepala Kemenag Kotabaru dalam sambutannya menginginkan dalam pelaporan penggunaan dana BOS agar sesuai dengan juklak dan juknis yang telah dikeluarkan oleh Kementerian Keuangan. “ Gunakan dana BOS sesuai dengan pos nya, jangan melenceng dari juklak, agar tidak berhadapan dengan hukum”, kata Salman
Salman menambahkan agar Kepala Madrasah dan guru semua tingkatan untuk saling berintegrasi dan berkoordinasi dengan baik jika ada informasi yang penting dalam kemajuan di madrasah.
Salman juga berharap agar setiap dewan guru selalu berperan aktif dalam perkembangan dunia pendidikan khususnya di Kabupaten Kotabaru serta selalu aktif mengikuti peraturan perundang-undangan khususnya perundang-undangan pendidikan.
Sebelumnya Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Dra.Hj.Siti Fatimah melaporkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk Mendiskusikan kebijakan pembangunan pendidikan pada madrasah, mengkoordinasikan standar kualifikasi Guru Madrasah, mengkoordinasikan dan mengevaluasi hasil UN, serta mengkoordinasikan dan konsolidasi tentang anggaran Dana BOS dan BSM.
“ Terkait masalah dana BOS, mudah-mudahan pada bulan ini juga dapat dicairkan, karena semua perbaikan di anggaran dana BOS telah selesai di revisi, yang perlu diingatkan kepada Madrasah penerima BOS agar segera membuat Rencana Anggaran Belanja (RAB) untuk penggunaan BOS “ Ingat Hj.Siti Fatimah.
Saya berharap rakor ini dapat lebih mengoptimalkan kinerja masing-masing madrasah, serta lebih menertibkan permasalahan administrasi yang ada di madrasah masing-masing.

Pada rakor tersebut peserta juga menerima materi yang disampaikan oleh Kepala Kemenag Kotabaru Drs.H.Salman Basri tentang Kebijakan Kementerian Agama Pada Dunia Pendidikan serta Tata Cara Penggunaan Dana BOS Tahun 2015 oleh Bendahara Pengeluaran Kemenag Kotabaru, Doris Handriono, SE.(Rep/Ft:Lukman)


sumber : www.kemenagkotabaru.info

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pembayaran Digital Lebih Mudah dengan DigiPay: Solusi Praktis di Era Modern

Di era serba digital ini, kebutuhan akan sistem pembayaran yang cepat, aman, dan praktis menjadi semakin penting. Salah satu solusi yang sedang naik daun adalah DigiPay – platform pembayaran digital yang menawarkan kemudahan transaksi untuk berbagai kebutuhan, baik personal maupun bisnis. Apa Itu DigiPay? DigiPay adalah platform pembayaran digital yang memungkinkan pengguna melakukan transaksi non-tunai dengan cepat dan aman. Melalui aplikasi atau sistem integrasi, DigiPay mendukung berbagai metode pembayaran seperti transfer bank, e-wallet, QRIS, hingga kartu kredit. Keunggulan Pembayaran dengan DigiPay Menggunakan DigiPay dalam kehidupan sehari-hari memberikan banyak keuntungan, di antaranya: 1. Transaksi Cepat dan Real-Time DigiPay memproses pembayaran secara instan, sehingga pengguna tidak perlu menunggu lama untuk konfirmasi transaksi. 2. Keamanan Terjamin Dengan teknologi enkripsi dan autentikasi ganda, DigiPay melindungi data dan dana pengguna dari potensi ancaman siber. 3. Kemu...

APLIKASI SAS UTILITY

Dilihat Kali Setelah melakukan update aplikasi SAS versi 15.0.4, mungkin beberapa teman-teman satker khususnya Bendahara yang sering menggunakan aplikasi SAS Modul LPJ Bendahara ada yang mengalami kendala : Nomor transaksi muncul angka koma, sehingga tidak bertambah secara otomatis; Kuitansi yang pembebanannya tidak masuk ke realisasi; DRPP yang sudah disimpan, kemudian tidak muncul; Tidak bisa mencatat Transaksi SPM GUP karena salah kode BPP; Untuk mengatasi kendala tersebut di atas, pengembang aplikasi SAS dari Direktorat Sistem Perbendaharaan meluncurkan aplikasi SAS Utility, sebuah tools yang terpisah dari Aplikasi SAS2015 yang sengaja dibuat sebagai solusi atas kendala yang dihadapi Bendahara pada saat menggunakan aplikasi SAS Modul LPJ. Menu-menu pada aplikasi SAS Utility diantaranya : Repair, untuk memperbaiki kuitansi yang tidak muncul pada saat perekaman pajak, dan kuitansi yang tidak masuk dalam realisasi pada saat perekaman Kuitansi DRPP, untuk me...

PER-41/PB/2014 Tentang Aplikasi OM SPAN

PER-41/PB/2014  tentang Penggunaan Aplikasi Online Monitoring Sistem Perbendaharaan Anggaran Negara (OM SPAN) resmi dimuat di web  perbendaharaan  pada hari Rabu tanggal 26 November 2014.  Aplikasi OM SPAN  diluncurkan dalam rangka memberikan layanan informasi yang cepat, akurat, terinci dan terintegrasi mengenai implementasi SPAN. Apa itu Aplikasi OM SPAN? Aplikasi Online Monitoring Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara yang biasa disebut Aplikasi OM SPAN adalah aplikasi yang digunakan dalam rangka memonitoring transaksi dalam SPAN dan menyajikan informasi sesuai kebutuhan yang diakses melalui jaringan berbasis web.  Aplikasi   OM SPAN  bisa diakses di alamat spanint.perbendaharaan.go.id atau spanint.kemenkeu.go.id. Manfaat Aplikasi OM SPAN Bagi Satker Pada awalnya Aplikasi OM SPAN ini hanya diperuntukan intern instansi di Ditjen Perbendaharaan. Namun sejak terbitnya PER-41/PB/2014, Satker mitra KPPN juga bisa memanfaatkan ...