Langsung ke konten utama

Menag Tekankan Jajarannya Bekerja Dengan Niat Ibadah


Banjarbaru-humas, Menteri Agama Republik Indonesia Lukman Hakim Saifuddin mengingatkan seluruh jajarannya untuk berkerja keras dengan ibadah, hal ini diungkapkannya saat memberikan arahan dan sambutan dihadapan ribuan pegawai Kementerian Agama lingkup Provinsi Kalimantan Selatan pada acara silaturahmi dengan alim ulama dan pembinaan kepegawaain, Rabu (26/11/14) di Aula Jeddah Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin.
“ Dengan niat ibadah maka setiap pekerjaan kita sudah membentengi diri agar tidak melenceng dari perbuatan-perbuatan yang merugikan diri sendiri maupun instansi”, tambah Lukman.
Selain itu Menag juga menekankan agar seluruh jajaran di Kementerian Agama dapat bekerja bekerja dan bekerja dengan lima pilar yang telah ditanamkan kepada setiap pegawai Kementerian Agama baik yang bertugas mulai tingkat Kecamatan, Provinsi dan Pusat. “ Maka itu setiap pegawai Kementerian Agama dapat terus berinovasi dengan sebaik-baiknya, berintegritas, dan dinamis” katanya.
Selanjutnya Menag Lukman juga menyampaikan mengenai peningkatan pelayanan Haji, dalam hal ini dia mengatakan bahwa peningkatan pelayanan haji terus digalakkan dengan memberikan secara maksimal mulai dari penyampaian manasik haji yang terus ditingkatkan hingga pelayanan pendaftaran haji melalui Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) yang di terus diupadatekan sistem informasinya.
Sementara itu Gubernur Kalimantan Selatan H.Rudy Arifin mengucapkan selamat datang kepada Menteri Agama di Bumi Antasari, dimana Provinsi Kalimantan Selatan merupakan provinsi pertama yang dikunjungi Menag dalam kabinet kerja ini. “ Saya ucapkan selamat datang kepada Bapak Menteri Agama RI Lukman Hakim Syaifuddin di Bumi Antasari”, ucap Rudy.
Rudy memaparkan bahwa dengan bergandengan tangan pemerintah daerah dengan Kementerian Agama, maka kerukunan umat beragama di Kalsel sangat kondusif, tetapi dengan keadaan tersebut kita tidak terlena dengan terus mengalakkan persatuan dan kesatuan umat.
Sebelumnya Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan Drs.H.Muhammad Thambrin, M.Pd dalam sambutannya mengatakan dengan kehadiran orang nomor satu di Kementerian Agama merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagi seluruh pegawai di Kemenag Prov.Kalsel, dimana pegawai Kemenag Prov.Kalsel mampu dan dapat memberikan kontribusi dalam ikut serta memsuksekan pembangunan di Provinsi Kalimantan Selatan.
“ Berhubungan dengan terciptakan keamanan dan kenyamaan yang kondusif di Kalsel, hal ini merupakan bukti nyata dari jajaran Kementerian Agama dalam menciptakan keadaan tersebut”, kata Thambrin. (Rep/Ft: Lukman)


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pembayaran Digital Lebih Mudah dengan DigiPay: Solusi Praktis di Era Modern

Di era serba digital ini, kebutuhan akan sistem pembayaran yang cepat, aman, dan praktis menjadi semakin penting. Salah satu solusi yang sedang naik daun adalah DigiPay – platform pembayaran digital yang menawarkan kemudahan transaksi untuk berbagai kebutuhan, baik personal maupun bisnis. Apa Itu DigiPay? DigiPay adalah platform pembayaran digital yang memungkinkan pengguna melakukan transaksi non-tunai dengan cepat dan aman. Melalui aplikasi atau sistem integrasi, DigiPay mendukung berbagai metode pembayaran seperti transfer bank, e-wallet, QRIS, hingga kartu kredit. Keunggulan Pembayaran dengan DigiPay Menggunakan DigiPay dalam kehidupan sehari-hari memberikan banyak keuntungan, di antaranya: 1. Transaksi Cepat dan Real-Time DigiPay memproses pembayaran secara instan, sehingga pengguna tidak perlu menunggu lama untuk konfirmasi transaksi. 2. Keamanan Terjamin Dengan teknologi enkripsi dan autentikasi ganda, DigiPay melindungi data dan dana pengguna dari potensi ancaman siber. 3. Kemu...

APLIKASI SAS UTILITY

Dilihat Kali Setelah melakukan update aplikasi SAS versi 15.0.4, mungkin beberapa teman-teman satker khususnya Bendahara yang sering menggunakan aplikasi SAS Modul LPJ Bendahara ada yang mengalami kendala : Nomor transaksi muncul angka koma, sehingga tidak bertambah secara otomatis; Kuitansi yang pembebanannya tidak masuk ke realisasi; DRPP yang sudah disimpan, kemudian tidak muncul; Tidak bisa mencatat Transaksi SPM GUP karena salah kode BPP; Untuk mengatasi kendala tersebut di atas, pengembang aplikasi SAS dari Direktorat Sistem Perbendaharaan meluncurkan aplikasi SAS Utility, sebuah tools yang terpisah dari Aplikasi SAS2015 yang sengaja dibuat sebagai solusi atas kendala yang dihadapi Bendahara pada saat menggunakan aplikasi SAS Modul LPJ. Menu-menu pada aplikasi SAS Utility diantaranya : Repair, untuk memperbaiki kuitansi yang tidak muncul pada saat perekaman pajak, dan kuitansi yang tidak masuk dalam realisasi pada saat perekaman Kuitansi DRPP, untuk me...

PER-41/PB/2014 Tentang Aplikasi OM SPAN

PER-41/PB/2014  tentang Penggunaan Aplikasi Online Monitoring Sistem Perbendaharaan Anggaran Negara (OM SPAN) resmi dimuat di web  perbendaharaan  pada hari Rabu tanggal 26 November 2014.  Aplikasi OM SPAN  diluncurkan dalam rangka memberikan layanan informasi yang cepat, akurat, terinci dan terintegrasi mengenai implementasi SPAN. Apa itu Aplikasi OM SPAN? Aplikasi Online Monitoring Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara yang biasa disebut Aplikasi OM SPAN adalah aplikasi yang digunakan dalam rangka memonitoring transaksi dalam SPAN dan menyajikan informasi sesuai kebutuhan yang diakses melalui jaringan berbasis web.  Aplikasi   OM SPAN  bisa diakses di alamat spanint.perbendaharaan.go.id atau spanint.kemenkeu.go.id. Manfaat Aplikasi OM SPAN Bagi Satker Pada awalnya Aplikasi OM SPAN ini hanya diperuntukan intern instansi di Ditjen Perbendaharaan. Namun sejak terbitnya PER-41/PB/2014, Satker mitra KPPN juga bisa memanfaatkan ...